/* Circle Text Styles */ #outerCircleText { /* Optional - DO N
nisawidik
Welcome on Nisa's World
Halo teman! Kamsahamnida for coming and visit my blog. Hope you terhibur dan ini semua hanya fiktifnya author cantik kalian yang hobby banget ngayal ini. ahihihi
JAngan lupa follow wordpress ku juga di www.nibasami.blogspot.com ya :)
JAngan lupa follow wordpress ku juga di www.nibasami.blogspot.com ya :)
Selasa, 26 Juni 2012
One Day
ONE SHOOT
( WE’RE BOYFRIEND)
Oleh : Annisa Widi Astuty
Present!!!!!!!!!
Jadwal manggung dan tour BOYFRIEND semakin padat saja. Mereka harus bolak-balik dari satu panggung ke panggung lain demi melihat senyum yang tersirat oleh para BESTFRIEND. Kwangmin cs sangat bahagia melihat fans mereka bisa ikut tersenyum ketika melihat mereka tampil. Dari sanalah, mereka menamakan boyband mereka dengan BOYFRIEND disertai nama fans mereka yakni BESTFRIEND. Tak jarang pula mereka memanggil para fans dengan sebutan girlfriend hanya untuk sekedar memberikan suatu tanda di mana tidak ada batasan khusus antara mereka dan fans. Tanpa fans, mereka bukan apa-apa.
Saat itu, bias favorit saya sedang tidak enak badan. Padahal besok mereka harus bertolak dari Shanghai ke Indonesia(yeay).
“ Kwangmin? Wajahmu pucat sekali?” selidik Youngmin agak takut. Tiba-tiba tangan leader kita langsung mendarat ke kening Kwangmin yang saat itu tengah terbaring sambil mengupdate twitter-nya (uuuu, so sweet banget sih sakit masih bisa kasih info buat bestfriend).
“ Ini.” Ujar maknae sambil kemudian duduk di sebelah Kwangmin. Donghyun pun yang turun tangan memeras dan meletakkan kain kompres ke kening Kwangmin.
“ Sepertinya kau kelelahan.” Kata Youngmin sambil memijit-mijit kecil kaki adik 6 menitnya itu. Kwangmin mendesah panjang.
“ Mungkin harus kita tunda keberangkatan kita ke Indonesia…” saran Hyunseong sambil menempelkakan hape androidnya ke daun telinga. Kwangmin tiba-tiba duduk dan berteriak kecil sambil menghadap Hyunseong Hyung. “ Hyung! Kau mau apa?”
“ Menelpon agensi…”
Dan melihat ketidak setujuan Kwangmin akan tindakan Hyunseong membuat Jeongmin yang tidak sengaja dari kamar mandi langsung menyambar hape Hyung nya kemudian menjauhkannya dari jangkauan Hyunseong Hyung.
“ Jeongmin! Kembalikan hape ku!”
“ Aniyo!” ia terkekeh dan menyimpan hape tersebut di dalam jaket nya. Kwangmin berterimakasih pada Jeongmin.
“ Aku tidak apa-apa hyung… aku hanya lelah…percayalah.” Kwangmin memegangi kepalanya lagi dan Youngmin pun mendesak adik 6 menitnya itu agar kembali membaringkan tubuh jangkungnya. Kwangmin tak menolak, sambil berbaring ia pun dipasangi kembali kain kompres oleh Donghyun yang kemudian meminta Minwoo membuatkan cokelat panas untuk Kwangmin.
“ Tapi kau sakit!” sungut Hyunseong berusaha mengambil kembali hape nya.
“ Aniyo! Aku tidak sakit, hyung! Aku yakin besok aku sudah tidak panas lagi…aku hanya lelah, hyung…” ceracau Kwangmin panjang lebar.
“ Justru itu, kwangmin! Kau butuh istirahat. Apa kau mau pingsan dihadapan Bestfriend Indonesia dengan kondisimu yang tidak fit ini?”
“ Aniyo! Aku akan kuat!”
“ Tapi kenapa kau begitu yakin? Dan kenapa kau semangat sekali?”
“ Hyung! Lebih baik kau diam saja, jangan ajak Kwangminnie berdebat. Jelas kau yang akan kalah.”ejek Jeongmin seraya menyodorkan pizza ke hadapan Hyunseong yang kemudian berkata, “ Aku tidak lapar bodoh! Cepat! Kembalikan hape ku…”
“ Sebenarnya aku setuju dengan Hyunseong Hyung…”cetus Yooungmin setengah ragu apalagi setelah Kwangmin memasang raut tak suka.
“ Tapi kenapa? Kenapa kalian berdua malah menarikku untuk semakin jauh dari Bestfriend Indonesia? Kalian tahu kan? Di sana mereka telah menunggu kedatangan kita… dan kuharap, kita tidak mengecewakank- pengorbanan mereka, hyung! Biarkan saja sakit ini aku yang rasakan…asalakan tidak meninggalkan sakit di hati Bestfriend Indonesia…”
“ Kenapa kau bisa bicara seperti itu? Bahkan ke sana saja belum pernah?” sungut Hyunseong dengan nada geger.
“ Ya hyung, kau benar.”tandas Youngmin.
“ Lewat mention mereka di twitter. Dan sebagai sosok idola, aku dapat merasakannya.” Ucap Kwangmin yakin sekali. Aduh, ini benar-benar menghanyutkan dan so sweet sekali, deh!
“ Sudah!Sudah! kalian tidak perlu berdebat seperti ini. Yang terpenting sekarang adalah Kwangmin sembuh dulu. Dan satu keputusanku…”sambil menatap Youngmin, Kwangmin, Jeongmin…juga Hyunseong yang tengah mengotakatik hapenya, “ Kalau besok panasmu belum turun, kita tunda first date kita di sana berlaku sebaliknya dan ini keputusanku sebagai leader di sini…”
Kwangmin mengerutkan keningnya, “ Aigho!”
“ Keputusan tetap keputusan!” pungkas Donghyun seraya berlalu. Kwangmin menatap Youngmin dengan tatapan Innocent-nya dan menyeret guling Pikachu yang kemudian Kwangmin pakai sengaja untuk membenamkan wajahnya. Mendadak ia sebal melihat wajah hyung nya yang bahkan tidak mendukungnya sama sekali.
“ Kwangmin… ini cokelat panasmu.” Sambil meletakkan cangkir di atas meja dan mengguncang tubuh Kwangmin yang terbenam di balik selimut dan guling Pikachu hadiah salah atu fans di Taiwan. Namun sayangnya, Kwangmin tak bergeming. Ia masih kecewa dengan keputusan Donghyun Hyung yang baginya itu sesuattu yang tidak adil.
[ KWANGMIN POV’ S]
“ Ya Tuhan…kuharap esok aku bisa ke sana bertemu Champion ku…” tak kusangka aku meneteskan sedikit air mataku tapi buru-buru kuseka.
^^^^^
Keesokan harinya. Kwangmin bangun pagi-pagi sekali dan memastikan kalau demamnya sudah turun. Ah, ini sudah lebih baik daripada semalam. Kwangmin pun meluaskan pandangannya, ah…ia baru sadar kalau semalaman ia tidak tidur di kamar bersama Youngmin.
Meski masih sedikit pusing, Kwangmin pun tetap bersikeras untuk melanjutkan prepare nya kemarin(Cuma kurang memasukkan beberapa barang saja ke dalam koper).
“ Kau sudah bangun?”
“ Kau juga?” agak kaget. Kwangmin.
“ Demammu sudah turun rupanya.” Youngmin tersenyum simpul dan menguap kecil.
“ Nae. Aku senang.”tambah Kwangmin yang kemudian menutup koper birunya rapat-rapat. Ia pun merangkul pundak hyung 6 menitnya itu yang sama sekali tidak pernah ia memanggilnya dengan sebutan itu, sebutan HYUNG.
“ Aku siap bertemu champion ku…”kelakarnya sambil mengibas poni lemparnya. Tersirat wajah gembira di sana. Youngmin nyengir dan mengangguk pelan. Kwangmin pun ikut tertawa dan ia pun berteriak pagi-pagi buta begini.
“ HYUNG!!!!!! Baguuuuuuuuuuuuuuuuuuun…” teriaknya sengaja membuat kegaduhan. Auh, itu keras sekali sampai-sampai Youngmin harus menekan telinganya dan mencegah gendang telinganya rusak hanya karena suara super sound sistem kembarannya itu merobek gendang telinganya(hiperbola banget).
^^^^
Skip…
Setibanya di Indonesia… donghyun cs langsung disambut meriah bak pangeran oleh sekumpulan yeoja yang membawa poster dan segala mercendise berbau diri mereka. Ada yang meneriakkan nama Kwangmin sambil meneteskan air mata… ada yang berteriak Minwoo sambil membumbung tinggikan foto ukuran jumbo kea rah maknae, begitu juga dengan yang lain. Mereka benar-benar menemukan bestfriend mereka di sini.
Walaupun mereka tak mengerti apa yang diteriakkan bestfriend Indonesia, mereka berusaha untuk tetap tersenyum dan menebar ke ramahan dengan membalas sahutan-sahutan serta lambaian tangan mereka. Meskipun mereka tidak bisa menyalami mereka satu-per satu, mereka tetap menginginkan hubungan yang dekat antara Boyfriend dan Bestfriend.
“ Saranghayo, Minwoo oppa >,<…” teriak salah satu yeoja dengan bando lucu berupa huruf korea tiga dimensi yang menuliskan nama MINWOO, juga member boyfriend lainnya.
“ Saranghayo too. Gamsahamnida!” sahut Minwoo. Mungkin hanya itu dulu yang bisa Minwoo sahut, karena ia hanya mengerti ucapan itu saja. Mungkin akan lebih baik kalau mereka tahu arti dari AKU MENCINTAIMU atau AKU MENYUKAIMU atau KAU TAMPAN SEKALI akan lebih berkesan dan membuat bandara soekarno hatta banjir air mata bahagia para bestfriend yang rupanya ada yang sudah datang jauh-jauh dari Palangkaraya, Pasuruan, Bandung, bahkan Papua tapi tidak kebagian tiket nonton mereka karena tiket rupanya sudah habis terjual Februari lalu.
Sebelum masuk ke mobil, BOYFRIEND berjejeran rapi. Jeongmin mengabakan, “ Ha-na dul set!” dan lagi-lagi mereka berkata,
“ I’M YOUR BOYFRIEND! Annyeonghaseyo BOYFRIEND imnida!”
Dari sana jeritan para BESTFRIEND pun semakin meledak-ledak.
Di dalam mobil…
“ Astaga, mereka keren sekali!” puji Jeongmin sambil melongok ke belakang dan melihat Bestfriend melambaikan tangannya.
“ Nae. Aku juga bahagia melihat mereka. Hhhh~ kuharap aku mengerti apa yang mereka katakan sehingga aku bisa menyahutnya dengan baik, “Kwangmin tersenyum tipis sambil mengupdate lagi @G_Boyfriend nya.
@G_Boyfriend
Eoseo Oseyo INDONESIA!!!!!!!!!!
Skip…
Di hotel tempat mereka menginap….
“ Kau mau kemana?”selidik Jeongmin sambil melepas jempernya, “Ya ampun, tak kusangka di sini tak sedingin Korea…”tambahnya kemudian.
“ Aku ingin melihat keluar sebentar.”
“ Hajima! Apa kau sudah gila? Kau bisa habis dicabik champion.”lagi-lagi Hyunseong melarang.
“ Kurasa di luar sepi…”sambil mengintip keluar jendela.
“ Kalau begitu, aku ingin ikut!” Jeongmin lantas menyambar lengan Kwangmin dan menariknya menuju lift.
“ Mereka mau kemana?”tanya Minwoo pada Youngmin yang sedang mengeluarkan barangnya dari koper.
“ Entahlah, sepertinya mereka ingin cari masalah lagi.” Cetus Youngmin malas. Minwoo menyeringai kecil dan terlihat seperti mencari-cari, “ Donghyun Hyung?”
Youngmin melengos kearah Hyunseong dan mengangkat bahunya, “ Hyung! Kau tahu kemana Donghyun Hyung?”
“ Dia? Sepertinya ia sedang mandi.”
Kwangmin dan Jeongmin…
Berjalan sedikit mengendap-endap menuju keluar hotel…
Sepertinya orang-orang tidak menyadari keberadaan mereka. Kwangmin terkikik dan terus melanjutkan langkahnya hingga sampai ke jalanan.
“ Heh! Kwangminnie? Kita di mana sekarang?”
Kwangmin terlihat gugup dan ia pun menggeleng, tapi tak lama kemudian ia menyentikkan jarinya dan merogoh kantongnya. Puffff, untunglah mereka berdua tidak ketahuan. Sementara menepi dulu di bawah pohon.
Tiba-tiba,
“ Yaampun! Apa yang aku lakukan?”
“ Kenapa?”
“ Aku tak membawa handphone ku, hyung!”
“ Apa?! JADI KITA TERSESAT?”
“ Tidak jika kau bawa handphone.”
Satu yang membuat Kwangmin semakin galau…. Jeongmin rupanya tidak membawa handphone nya juga. Kacau!
“ Bagaimana nasib kita!” Jeongmin mulai cemas.
“ Kita cari bantuan.”
“ Bantuan? Bahkan yang mereka katakana saja aku tak tahu!”
“ Tersenyum dan berusaha minta tolong saja, barangkali salah satu di antara mereka ada yang tahu bahasa Korea.”
“ Hhhhh~” desah Jeongmin sambil mengekor di belakang Kwangmin yang nampak yakin akan minta bantuan pada sekumpulan yeoja yang sedang makan es krim itu.
“ Shillye Hamnida…”ujar Kwangmin lugu. Padahal Jeongmin tidak yakin harus melakukan ini. Wajah beringas yeoja-yeoja Indonesia mulai mengganggu pikirannya. Tepat benar dugaan Jeongmin, tanpa basa-basi lagi, Jeongmin langsung membawa lari Kwangmin yang malah diam mematung, padahal ia hampir dicakar oleh yeoja yang rupanya koreanista juga --‘’
“ Tiga kata untukmu!” sambil mengatur nafas, “ Pertama, kau bodoh…kedua kau sangat bodoh dan ketiga…kau amat sangat bodoh!”
“ Mianhamnida, aku tak tahu apa-apa.”
“ Sudahlah, kita tunggu di sini saja…barangkali salah satu dari mereka akan datang menjemput kita. Kurasa kita tidak berada jauh dari hotel.”
“ Nae.”
Saat yang sama. Di hotel…
“ Mereka meninggalkan handphone mereka!” tegas Youngmin sambil mondar-mandir di hadapan Donghyun Hyung yang juga berusaha menghubungi dua dongsaeng nya yang menyebalkan itu.
“ Ini bahaya! Youngmin-ah, kau harus pakai telepati mu!” saran Donghyun. Youngmin mengerutkan keningnya, “ Aniyo! Itu mustahil.”
“ Kalian kembar, aku yakin ini akan berhasil.”Minwoo mengompori.
“ Coba saja!” Hyunseong menambahkan.
Youngmin menghela nafas panjang dan menutup matanya perlahan.
“ Bagaimana?” desak Donghyun.
Youngmin pun kembali membuka matanya dan menggeleng, “ Aku tidak merasakan apa-apa.”
“ Itu berarti mereka masih aman dan mereka baik-baik saja.”cetus Donghyun optimis. Minwoo mengangguk.
Kwangmin dan Jeongmin…
“Sampai kapan kita akan duduk seperti orang bodoh di sini?”sungut Jeongmin.
“ Mian, hyung…aku jadi merasa bersalah kalau kau terus-terusan mengeluh seperti itu.”
“ Hhhh~ sudahlah, aku yang tadi ingin ikut. Bukan kau yang mengajak.”
Tiba-tiba, Kwangmin merasakan sesuatu yang merambat di pundaknya (owow).
“ Permisi..kalian mau apa duduk di depan pagar rumahku?”seorang yeoja berparas cantik dan kalem itu pun menyibakkan rambutnya ke belakang. Lagi-lagi Jeongmin melongo seperti sapi ompong, aihhhh sepertinya ia kepincut!
“ Sorry, we’re can’t speak Indonesia.” Kwangmin berusaha menjelaskan dengan bahasa inggrisnya yang sedikit kacau.
“ Ouh? Where do you come?”
“ Mianhae?”
“ Oh I see… you speak korea, right?”
“ Nae…nae… Korea.” Jeongmin tersenyum lebar dan tidak ingin kehilangan kesempatan melihat paras cantik yeoja di hadapannya itu.
(ini ceritanya si ceweknya sama Kwangmin oppa juga Jeongmin oppa percakapannya pake bahasa korea lho…)
“ Kalau kalian mau, kalian bisa saja masuk ke rumahku sebentar. Akan kubuatkan kalian minuman.”tawar yeoja tersebut sambil menyibakkan rambutnya lagi. Owow.
Kwangmin dan Jeongmin saling tatap, “ Dengan senang hati.” Jawab mereka kompak.
Di dalam rumah si yeoja yang minimalist tapi cantik itu…
“ Ngomong-ngomong, siapa nama kalian?”
“ Kwangmin imnida.”
“ Jeongmin imnida.”
“ Sepertinya aku pernah mendengar nama kalian, tapi aku lupa..hahahha. mungkin aku yang salah ingat. Ah lupakan.”
“ Bagaimana denganmu?”
“ Aku?”
“ nae.”
“ Ryn imnida.”
“ Nama yang indah.” Jeongmin mulai nge gombal. Parah ni, author kudu kabur.
“ Oh benarkah? Kamsahamnida. Kalian dari mana? Kenapa bisa nyasar ke sini?”
Jeongmin dan Kwangmin saling tatap. Mereka kompak mengangguk.
“ Sungguh? Kau tidak tahu siapa kami? Aigho!” Jeongmin berteriak histeris. Ryn pun nyengir. Sebisa mungkin ia mencoba mengingat-ingat siapa mereka berdua. Tapi nihil…
“ I’m your BOYFRIEND!”
Ryn melongo. Yang benar saja baru kenal mereka berdua sudah mengaku-ngaku jadi kekasihnya.
“ Kalian ini apa-apaan?”sungut Ryn kesal. Kwangmin memukul dahinya pelan dan ia meluaskan pandangannya. Hah! Apa yang dia lihat? Poster BOYFRIEND?
“ Tunggu! Kau bilang kau tak kenal kami? T-tapi…” Kwangmin melangkah maju mendekati poster itu.Poster yang jelas-jelas adalah poster mereka. Apa kah Ryn sedang melancarkan aksi tipu muslihat ala bestfriend Indonesia?
Jeongmin ikut kaget. Iya itu memang poster mereka.
“ Kalian kenal dengan namja-namja itu, ya?”selidik Ryn seinnocent mungkin. Ia seperti orang linglung saja.
Lagi-lagi Kwangmin dan Jeongmin saling tatap.
Di Hotel…
“ Kita harus cari mereka sekarang!” Donghyun memakai nerd glasses nya dan berjalan langkah seribu menuju lift.
“ Hyung! Biarkan aku ikut!”
“ Nae.”
Sementara Hyunseong dan Minwoo tinggal di hotel dan berjaga kalau-kalau tiba-tiba saja duo naughty itu kembali.
“ Tapi kita mau cari kemana, hyung? Tempat ini luas!”
“ Ikuti saja aku, kita sambangi tempat-tempat yang mungkin mereka datangi dengan kebodohan mereka.”
Youngmin mengagguk dan terus waspada jangan sampai penyamaran mereka sampai ketahuan.
Rumah Ryn…
Kwangmin dan Jeongmin semakin bingung apalagi setelah mereka masuk ke kamar yeoja yang agak aneh itu. Poster BOYFRIEND di mana-mana. Bahkan ia punya album mereka juga. Di setiap sudut nampak wajah Kwangmin merajai hampir setiap sudut kamar. Rupanya Ryn juga champion.
“ Entahlah aku lupa. Tapi, Aku mengalami kecelakaan tiga bulan lalu dan kata dokter aku mengalami gegar otak karena saat itu kepalaku terbentur.”
“ J-jadi kau lupa semuanya?”
Yeoja ramah itu pun mengangguk, “ Ya. Bahkan aku lupa apakah ini benar kamarku atau bukan. Dengan gambar sebanyak ini….” Menghentikan perkataannya sambil menunduk dalam.
“ Oh, Ryn? Kau baik-baik saja kan?”
“ Hiks” terisak, “ Tenanglah, aku baik-baik saja.”
“ Lalu bagaimana sekarang? Setelah kau bertemu kami berdua?”
“ Apanya yang bagaimana?” menyeka air matanya.
“ Ya. Kami adalah member BOYFRIEND.”
“ B-BOYFRIEND?” Ryn mulai memegangi kepalanya. Tiba-tiba ia merasakan sakit luar biasa ketika ia mendengar nama itu. Itu semua karena ia berusaha mengingat, tapi sulit sekali. Padahal ia merasa begitu akrab dengan nama itu. T-tapi? Siapa? Ryn lupa semua!
“K-kau kenapa, Ryn?” Kwangmin sesegera mungkin merangsek pundak Ryn yang hampir oleng itu dan membopong nya dengan susah payah ke atas ranjang.
“ Kau butuh istirahat.” Kwangmin menarik selimut dari pojok ranjang. Dan selimut itu lagi-lagi bertuliskan namanya dalam huruf korea. Kwangmin tersentuh. Ia tak menyangka bila seorang fans bisa sampai seheboh ini dalam mengkoleksi segala tetek mbengek all about biasnya. Ini keren!
“ Ryn, kau perlu tahu ini.”
“ Tahu apa?”
“ Dia adalah Jo Kwang Min…”tandas Jeongmin yakin.
“ Siapa?”
Jeongmin mendesah panjang, “ Itu! Itu! Itu! Situ! Sana! Pojok! Itu gambar anak ini!” Jeongmin lantas memukul pundak Kwangmin kencang sekali agar Ryn yakin. Tapi, kembali lagi Ryn memegangi kepalanya yang semakin sakit.
“ Sudahlah, hyung…” Kwangmin mencoba menahan.
Perjalanan Donghyun dan Youngmin…
“ Hyung! Aku lelah. Bisakah kita istirahat dulu…” sambil mengatur nafasnya. Mereka berhenti tepat di bawah pohon dan tepat pula di depan rumah Ryn. WOW!
“ Baiklah.” Donghyun meluaskan pandangannya dan memicingkan matanya tepat di dekat teras rumah minimalist itu. Ia berusaha meyakinkan kalau itu adalah…
“ Benar! Itu sepatu milik Kwangmin! Dan! Dan! Dan!” Youngmin heboh saat mendapati sepatu ketsnya yang tadi memang dipakai oleh Jeongmin. “ Dan itu sepatuku! Mereka ada di dalam rumah ini!”
“ Kita harus masuk!”
“ Bagimana bisa? Ini dikunci. Kita tidak mungkin melompatinya. Bisa-bisa kita dikeroyok bukan karena mereka semua tahu kita adalah BOYFRIEND, tapi mengeroyok kita sebagai malling siang bolong, hyung.”
“ Berteriak! Panggil mereka! Ha-na, dul, set!”
KWANGMINNIE……!!!!!!!! JEONGMINNIE………..!!!!!!
Di dalam rumah Ryn…
“ Itu sepertiiiiiiiiiii…” Jeongmin langsung melongokkan kepalanya keluar jendela, “HYUNG! Youngminnie! Kami di sini…”
“ Siapa?” Kwangmin ikut-ikutan melongokkan kepalanya. “ Hei, kemarilah!”panggilnya.
BUKAKAN INIIIIIIIIIIIIIIIIII……….!!!!!!
“ Bagaimana aku membukanya?”
“ Buka saja, kuncinya kuletakkan di bawah karpet.”
Jeongmin mengangguk.
“ Kau? Kenapa kau bisa ada di sini? Dan mana saudaraku?” Youngmin melangkah pelan di belakang Donghyun Hyung.
“ Dia di dalam. Sedang menemani pemilik rumah ini.”
“ Benarkah?” pungkas Donghyun geli.
Setibanya di dalam Kamar…
Ryn menatap lama setelah kehadrian Youngmin serta Donghyun.
“ Kalian kembar?”tanyanya kurang yakin. Ya! Karena rambut mereka yang berbeda.
“ Kelihatannya?” desak Youngmin lalu tersenyum. Ia pun menyikut Kwangmin yang masih betah duduk di ranjang Ryn sambil sesekali memijit-mijit kaki yeoja itu.
“ Mianhamnida, Youngmin… Ini semua salahku.” Kwangmin agak menyembunyikan wajahnya dari tatapan dua hyungnya itu.
“ T-tunggu!”sela Ryn. “ A-apa kalian juga salah satu dari namja di poster itu..?” sambil menunjuk lemas. Saat itu Ryn berusaha ingin duduk. Ia harus terlihat sopan. Ada tamu nggak boleh diladenin sambil tiduran.
Ryn mendapati jeongmin membisikkan sesuatu pada Donghyun kemudian Donghyun pun menyalurkannya ke kuping Youngmin yang makin penasaran.
“ Nae. I’m your BOYFRIEND! Annyeonghaseyo BOYFRIEND imnida!”
Jeongmin cs pun membungkuk dan tersenyum.
“ Sayang sekali aku tak ingat siapa kalian…” Ryn mulai terisak lagi.
“ Sudahlah, Ryn… Kau jangan menangis.. aku yakin kau pasti bisa sembuh. Secepatnya!” Kwangmin pun mengusap-usap pipi Ryn yang mulai becek tersebut. Ryn menatap Kwangmin lurus-lurus sampai-sampai hati mereka berdua sama-sama jedak-jeduk rasanya. Mendadak Kwangmin hanyut, begitu pula Ryn. Kali ini Ryn benar-benar merasa menjadi yeoja paling beruntung di dunia. Sumpah demi apa! Meskipun ia lupa siapa Kwangmin sebenarnya. Mungkinkah Kwangmin adalah kakaknya? Atau temannya? Atau malah kekasihnya karena terlalu banyak gambar namja itu di mana-mana? Duh…entahlah.
Di Hotel…
Minwoo dan Hyuseong masih setia menunggu. Sampa-sampai Minwoo mulai cemas dan meraih handphone nya yang tak jauh dari jangkauaanya itu.
“ Biar kutelpon hyung.” Ujarnya pada Hyunseong yang sedang mengotak-atik i-Phone nya.
Minwoo : Hyung? Bagaimana? Kau menemukan mereka?
Donghyun : Nae. Merekatidak apa-apa, dan kami sedang dalam posisi aman sekarang.
Minwoo : syukurlah, hyung.
Donghyun : Ya. Kau tenang saja, kami segera kembali.
Minwoo : Ide bagus, hyung… kita perlu latihan.
Donghyun : Baiklah.
Minwoo : Nae, hyung.
Tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut.
“ Bisa kita kembali sekarang? Kita butuh latihan untuk konser kita besok malam.”
Kwangmin mendesah dan menelengkan kepalanya menghadap Ryn yang saat itu sedang meneguk obatnya.
“ t-tapi hyung…” Kwangmin mulai ragu. Kali ini Ryn telah selesai memakan obatnya. Ryn pun nimbrung. “ Kau kenapa Kwangmin? Hhhh~ kuharap kau jangan mengkasihaniku ya? Aku baik-baik saja. Tenanglah!” cerca Ryn sambil tertawa. Tawanya itu malah mebuat Kwangmin semakin kasihan melihatnya. Tinggal di rumah sendiri tanpa seorang pun… benar-benar pengen mewek.
“ Ryn…” panggil Kwangmin.
“ Sudahlah, kau harus kembali.”
“ t-tapi, kalau aku kembali…aku tidak mungkin bisa kembali menemui mu lagi di sini…” Kwangmin sedih mengatakan itu padanya. Ya! Ryn merupakan salah satu bestfriend dan pastinya champion. Orang-orang seperti Ryn lah yang telah membantu BOYFRIEND melambung lebih tinggi. Thanks Ryn.
“ Sebaiknya kita berfoto saja!,”tawar Jeongmin sambil mengeluarkan handphone-nya. Youngmin tertawa.
“ Benar juga, kuharap saat aku sembuh nanti aku langsung merasa jadi yeoja paling beruntung karena telah menempel foto kalian di mana-mana… ”
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA…
Kwangmin tersenyum simpul dan kembali mengacak-acak rambut panjang yeoja manis dan ramah di hadapannya itu.
Hana, du, set! Cheers! JPRET!
^^^^
Malam ini… Tepat tanggal 25 Juni BOYFRIEND menggelar konsernya. MEIS penuh sesak oleh BESTFRIEND dan ramai dengan seruan SARANGHAEYO.
Baru kali ini Kwangmin merasa grogi sampai-sampai ia memproduksi lebih banyak keringat dari biasanya. Oh ayolah… Jangan gugup begitu oppa >,< …
“ Minumlah…” Youngmin menyodorkan minuman isotonic dingin kehadapan Kwangmin yang sedang mengipasi dirinya yang banjir keringat itu.
Di rumah Ryn…
Saat itu masih pukul 19.04 dan usai sholat isya, Ryn berniat memberes-bereskan seisi rumahnya. Terutama laci-lacinya. Ia merapikan setiap sudut ruangan dan lagi-lagi wajah Kwangmin berkelebat dipikirannya. Sungguh ia merasa sangat dekat dengan namja itu. Sesekali ia mendekati salah satu poster Kwangmin dan ia pun menyentuh nya tepat pada wajah cute namja Korea berbibir lucu dan bersenyum lebar itu dengan barisan gigi yang rapi di dalamnya.
“ Sebenarnya kau itu siapa…?”gumamnya. Ia pun berhenti melamun dan membongkar isi laci meja belajarnya yang telah jarang ia jamah semenjak kecelakaan itu… Dan tebak! Coba tebak apa yang ia dapat?
Selembar tiket nonton konser BOYFRIEND dengan sedikit bercak darah di tepiannya. Oh mygodness! Kepala Ryn kembali menerima guncangan hebat sekali. Otaknya kembali menyusun sebuah pemikiran dan ia berusaha mengingat dan mengingat meski itu berat sekali rasanya, dan jelas lagi rasanya seperti ditusuk dengan ribuan jarum…
Di panggung…
BOYFRIEND tengah membuka acara mereka dengan sapaan kecil…
I’M YOUR BOYFRIEND….ANNYEONG…
Tepat dikata annyeong, mike Kwangmin tiba-tiba terjatuh. Itu membuat member lain khawatir.
“ Oh, Mianhamnida…”bisiknya pada Minwoo yang menatap bingung ke arahnya.
BOYFRIEND!
BOYFRIEND!
KWANGMIN! YOUNGMIN! DONGHYUN! MINWOO! HYUNSEONG! JEONGMIIIIIIIIIIIIN!!!!!!
~seruan-seruan itu~
Rumah Ryn…
Ryn mulai menunjukkan tanda-tanda kehiduan. Ia pun menggerakka kelopak matanya perlahan danlagi-lagi menahan kepalanya, ia pingsan dan jatuh dari kursi dan sekarang kepalanya terasa begitu sakit sekali.
“ Ya ampun, sakit sekali…” rintihnya sambil mengusap-usap belakang kepalnya. Eits!
“ B-BOYFRIEND?!!!!!” Ryn langsung menengok kea rah jam dinding. “ Hah? Bodoh! Aku terlambat!”
Bergegas Ryn mengeluarkan motor scoopy pink nya dan ngebut menuju MEIS. Wah, ternyata gara-gara jatuh tadi ingatan Ryn kembali. Dan sekarang, ia akan menonton idolanya konser.
Di panggung…
Saat ini mereka sedang menyanyikan lagu Don’t Touch My Girl…
Kwangmin kaget sekagaet-kagetnya saat ia menyanyikan bagian rapp terakhir di lagu ini, karena di sana sosok Ryn tiba-tiba mengisi kursi kosong di deret VVIP.
“ KWANGMIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIN!!!!!!,”jeritnya. Kwangmin belum bisa berbuat banyak ia hanya mengangguk dan kembali berkonsentrasi pada lagu dan koreonya sampai nada-nada terakhir lagu ini. Ia yakin benar yeoja itu adalah Ryn. Ya!
Usai lagu pertama, mereka berdua langsung melancarkan aksi mereka berbahasa Indonesia. Pertama-tama, Youngmin menyerukan ASSALAMUALAIKUM sbegitu lantangnya dan itu disambut histeris oleh para BESTFRIEND khususnya yang menempati deret VVIP termasuk Ryn.
“ Saya cinta gadis Indonesiaaaaaaaaaaaaaaaaa yeoja gadis!!!!!” duh, Donghyun bikin suasana makin panas saja dengan mengangkat bajunya sampai memperlhatkan ABS nya yang lumayan itu .kekekeke~
“ Cinta Gadis Indonesia sini!” teriak Minwoo diikuti suara ketawanya yang khas. Unyu-unyu.
“ Nama saya…..Kwangmin! Saya cinta kalian! Cinta Champion! Cinta saranghaeyo bestfriend!” kali ini KWangmin memaksa para bestfriend wabil khusus champion untuk lebih heboh dari seruan sebelumnya.
“ Saya cinta kalian!!!!!!!” pekik Hyunseong lantang dan fasih.
“ Haiiiiiiiiiiiiiiiiii. Aku tampan apakah gadiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis?” dengan PD nya Jeongmin menanyakan apakah dirinya tampan dengan gayanya yang begitu lugu karena kalimatnya itu super acak-acakan. Beuh!
^^^^
Back stage…
“ Aku melihat Ryn!”desak Kwangmin lalu meneguk minumannya sampai benar-benar habis.
“ Benarkah? WOW!” Jeongmin menyeka keringatnya dengan handuk kecil yang diberikan oleh salah satu asistennya.
“ Kurasa memang benar, dia yang memakai jaket ungu kan?” youngmin berusaha menemani Kwangmin kali ini. Ia mendukung dongshaeng-nya tersebut.
“ Setelah acara ini selesai, aku ingin menemuinya.” Kwangmin mulai mengatur nafasnya.
SKIP…
Karena takut membahayakan, pihak STARSHIP Ent. Pun tidak memperbolehkan kwangmin menemui Ryn dalam keadaan yang masih ramai dan cukup membahayakan bagi Kwangmin yang besok masih harus mengadakan fan meeting itu.
^^^^
26 Mei…
Sepulangnya dari menonton konser BOYFRIEND yang berjalan kurang lebih 2 jam, Ryn masih menyempatkan dirinya untuk membuat semacam spanduk(?) bertuliskan happy first anniversary for my BOYFRIEND! WOW, ia membela-belakan untuk tidak tidur hanya untuk itu.
Sebelum fan meeting di gelar, diam-diam Kwangmin nyungsep(?) dan ia sengaja ingin menemui Ryn dan bicara empat mata dengan yeoja itu. Apakah mungkin hati Kwangmin sudah terperangkap keluguan dan kecantikan sosok Ryn? *jangan!!!!!! Sama aku aja deh oppa!*
TOK!TOK!TOK!
Berpakaian serba hitam dan serba tertutup.
“ S-siapa ya?” Ryn agak takut melihat kedatangan Kwangmin dengan dandanan yang ia rasa terlalu aneh dan super berlebihan. Hampir seperti penculik saja! LEBIH TEPATNYA PENCULIK DI SIANG BOLONG.
“ Kau ingin menculikku ya?”sergah Ryn lugu.
HOP! Tangan dingin Kwangmin langsung mendorong tubuh kecil Ryn kedalam rumah.
“ Jebal, berhentilah kau berteriak seperti itu. Jebal! Kwangmin imnida!”
“ Hah? Oppa? J-jadi k-kau Oppa? Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!! Mimpi apa aku semalam!” *kedip-kedip dan nggak rela kehilangan moment berharga ini. Disambangi artis korea.
“ Kenapa kau ini Ryn? Kemarin kau bilang kau tak kenal dan tak ingat padaku. Tapi sekarang?” KWANGMIN melepas kacamatanya dan membuka penyamarannya secara blak-blakkan(?)
“ Oppa! Kau bercanda! Aku selalu mengingat mu! Bahkan aku ingat sekarang adalah hari jadi BOYFRIEND yang pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!saengil chukai hamnida(?)” ceracaunya hampir menandingi Kwangmin sebagai seorang lead rapper itu. Kwangmin memijiti keningnya dan mencoba calm down.
“ Jadi kau sudah sembuh?”selidik Kwangmin berusaha jaga jarak. Kwangmin mengusap poninya.
“ Sembuh? Aku tidak pernah sakit oppa!” *memamerkan sederet gigi-gignya yang mungil.
“ Berarti kau memang sudah sembuh.” Kwangmin tersenyum dan mengangguk pelan. Tak disangka ia ikut senang atas kesembuhan Ryn.*so sweet ah.
“ Tapi k-kenapa oppa berkata seperti itu? Bahkan bertemu saja kita tak pernah!!!!!!” Ryn semakin kacau saja. Ia sudah melupakan masa-masa itu saat ia gegar otak…dan saat Kwangmin cs berada di dalam rumahnya dan berusaha mengembalikan ingatan Ryn.
“ Aniyo! Kau salah Ryn… kita pernah bertemu sebelumnya. Dan kau tak ingat!” Tiba-tiba kwangmin teringat untuk menunjukkan foto yang diambil Jeongmin waktu itu. Jujur, Ryn benar-benar merasa wow dan super kaget melihat foto yang mirip denganya itu. Ia pikir ia punya kembaran(?) Ciah, emangnya lu JO TWINS????!!!!!
“ Aniyo! Ini bukan mirip denganmu Ryn! Ini memang foto mu yang diambil saat pertama kita bertemu!” Kwangmin berusaha meyakinkan kembali.
“ Oppa…kau berbicara seakan kita pernah kenal akrab!” Ryn tampak sumringah dicampur rasa bingung.
“ Ryn, kumohon kau percaya ini… kalau kita-pernah-bertemu-saat-kau-gagar-otak.” Kwangmin menahan pundak Ryn dan menatapnya lekat-lekat sampai Ryn merasakan begitu sulitnya menelan ludah saja.
“ G-gegar otak?”
ZLEPH! *langsung sekelebat ingatan tergambar di otak Ryn sampai ia ingat saat itu juga…
“ J-jadi?” Mata Ryn berkaca-kaca.
Kwangmin mengangguk sekali, “Bolehkah????” sambil melebarkan tangannya. Ia membentang lebarkan kedua lengannya untuk menawarkan kehangatan untuk ‘perwakilan’ Champion Ina. Dengan malu-malu Ryn pun membenamkan tubuhnya di pelukan sang bias. *Uuuuuuuuuuuuuuhhhh, aku yang bikin aja pengen mewek juga bukan gara-gara terharu tapi pegen (T.T)*
“ Kamsahamnida, Ryn! Saranghaeyo! Kau champion terhebat yang pernah aku temui.”
“ Nae, oppa..hiks…hiks… aku senang bisa mengenal kalian. Dan aku akan datang ke fan meeting mu!”
“ Apa?! Fan Meeting!” Ohlalala… Kwangmin melupakan fan meeting nya. Aduh, dia merasa jado orang bodoh sedunia. Ia pun menarik Ryn.
“ Oppa! Aku melupakan spandukku!!!!!!”
“ Tak apa! Kita akan terlambat kalau kau harus mengambilnya! Tanpa spanduk itu pun aku sudah tahu seberapa besar support dan cinta dari mu, Ryn…” Kwangmin membawa Ryn menuju fan meeting tersebut. Ryn menunduk malu, tak disangka pipinya merah padam saat itu juga sampai Kwangmin dibuat terpingkal-pingkal melihat wajah Ryn yang bahkan lebih lucu dari Pikachu(?) sampai akhirnya Ryn menyadari bahwa idolanya itu adalah idola terhebat sepanjang masa. Begitu pula kwangmin, selain ia memperoleh syal hasil rajutan Ryn…ia juga memperoleh sesuatu yang berharga, *yang bukan hanya dari Ryn saja* tapi dari seluruh Bestfriend di belahan dunia, dan sesuatu yang berharga itu… Berwujud cinta dan dukungan di setiap penampialn BOYFRIEND…
Happy first anniversary !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
JPRETTTT!
BOYFRIEND foto bareng para bestfriend. Chaw!
_end_
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar